HUBUNGAN LAMANYA TERAPI HEMODIALISA DENGAN PERUBAHAN MENSTRUASI PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD WALED KABUPATEN CIREBON

Authors

  • Admin JKM
  • Noni Ardiyani, Endah Sari Purbaningsih, Ika Nurfajriani

Abstract

RELATIONSHIP LONG TIME OF HEMODIALYISISTHERAPY WITH MENSTRUAL CHANGES OF CRONIC KIDNEY DISEASE PATIENT WHO UNDERGOING HEMODIALYSIS AT WALED GENERAL HOSPITAL CIREBON

 

 

Noni Ardiyani1, Endah Sari Purbaningsih2, Ika Nurfajriani3

Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan1, Dosen Pembimbing Utama2, Dosen Pembimbing Pendamping3

Ilmu Keperawatan, STIKes Mahardika Cirebon

Email: [email protected]

 

 

ABSTRAK

 

Jumlah pasien yang menjalani terapi hemodialisa di RSUD Waled Kabupaten Cirebon tahun 2018 berjumlah 77 pasien. Pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di RSUD Waled mengalami perubahan menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lamanya terapi hemodialisa dengan perubahan menstruasi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Waled Kabupaten Cirebon.

Jenis penelitian adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien perempuan yang menjalani terapi hemodialisa di RSUD Waled Kabupaten Cirebon dari bulan Desember 2019 sampai Februari 2019 berjumlah 55 pasien. Jumlah sampel sebanyak 48 responden diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar dokumentasi dan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi square (x2). Tempat penelitian di ruang hemodialisa RSUD Waled Kabupaten Cirebon pada tanggal 2 Juli sampai 6 Juli 2019.

Hasil penelitian didapatkan nilai r sebesar 0,707 dan < ? menunjukan bahwa H0 ditolak artinya ada hubungan ada hubungan lamanya terapi hemodialisa dengan perubahan menstruasi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Waled Kabupaten Cirebon ( p value = 0.027, ? = 0.05 r = 0,707).

Lamanya terapi hemodialisa mempengaruhi siklus menstruasi dapat terjadinya perubahan karena adanya hiperprolaktinemia sehingga perubahan yang terjadi itu dapat berupa amenorea sekunder.

 

Kata Kunci : Gagal ginjal kronik, Terapi Hemodialisa, Menstruasi

Referensi : 41 (2009 – 2018)

Published

2020-02-27